Pengadilan atas pemimpin  masa perang  Serbia Bosnia, Radovan Karadzic dibuka hari Senin di Pengadilan Kriminal Internasional Den Haag, tetapi tanpa  dihadiri terdakwa.

Karadzic menolak  menghadiri  pembukaan sidangnya,  dengan bersikeras bahwa ia  memerlukan waktu lebih banyak  untuk  mempersiapkan pembelaannya.  Persidangan ditunda selama 20 menit.

Tetapi jaksa mengatakan,  bahwa  setelah 15 bulan  ditahan, dan dengan  sebuah tim penasehat hukum  yang membantu dia, Karadzic  mestinya  sudah siap untuk maju ke pengadilan.  Ia mengatakan, bahwa hak Karadzic telah dihormati.

Karadzic menghadapi 11  tuduhan, termasuk genosida, karena dengan sengaja  mengatur dan merencanakan pembunuhan besar-besaran di Srebrenica terhadap kurang lebih  8.000 pria Muslim. Pengadilan akan kembali dimulai hari Selasa.

Karadzic sampai sekarang menolak untuk mengajukan pembelaan , tetapi ia mengatakan dia tidak bersalah.