Pejabat tinggi militer Iran mengatakan Iran akan menggelar
latihan perang udara untuk melindungi fasilitas nuklirnya dari serangan Negara
asing.
Brigadir Jenderal Ahmad Mighami kepada kantor berita FARS
mengatakan, latihan perang besar-besaran itu akan dimulai Minggu esok dan
berlangsung selama 5 hari. Dia mengatakan, latihan itu akan melibatkan pasukan
elit Garda Revolusi Iran dan unit-unit militer lainnya, akan melancarkan
simulasi serangan nyata terhadap instalasi nuklir.
Jenderal Mighani mengatakan, latihan itu berlangsung di wilayah seluas 600 km
persegi di beberapa tempat di Iran tengah, Iran barat dann selatan. Di tempat
itulah fasilitas nuklir Iran berada.
Iran sering menggelar latihan perang untuk menunjukkan
kesiapannya melancarkan perang terhadap ancaman yang mengganggu fasilitas
nuklirnya.
