• Anak-anak berbaris di Pusat Kebudayaan Nyakuron di Juba untuk memperingati Hari Anak Afrika yang jatuh pada 16 Juni.
  • Anak-anak sekolah di Juba, Sudan Selatan, memegang poster kampanye penghapusan pernikahan di bawah umur. Pernikahan di bawah umur oleh banyak warga negara itu sebaga cara bagi keluarga untuk mendapatkan sumber daya dan kekayaan dari pembayaran mahar, menurut laporan Human Rights Watch.
  • Akuot, 16, dari Bor, negara bagian Jonglei dipukul selama tiga hari setelah menolak dikawinkan dengan mahar ternak. Ia merupakan salah satu anak-anak perempuan yang diwawancarai oleh Human Rights Watch untuk laporan mengenai pernikahan di bawah umur di Sudan Selatan. (Brent Stirton/Human Rights Watch)
  • Pemerintah Sudan Selatan meluncurkan program nasional untuk mendesak orangtua terus mengirim anaknya ke sekolah. 
  • Beberapa anak di Sudan Selatan terpaksa berhenti sekolah karena para orangtua mereka meminta mereka mengurus ternak.
  • Sebuah program di negara bagian Equatoria Barat di Sudan Selatan berhasil mengurangi angka putus sekolah di antara anak-anak perempuan menjadi setengahnya dalam satu tahun.

Peringatan Hari Anak Afrika

Published June 16, 2013

Sudan Selatan memperingati Hari Anak Afrika dengan fokus pada penghapusan perkawinan di bawah umur dan upaya agar anak-anak perempuan terus bersekolah. Statistik menunjukkan hampir setengah anak perempuan di Sudan Selatan berusia antara 15 dan 19 tahun menikah, terkadang saat berusia 12 tahun, untuk ditukar mahar bagi keluarga.


This forum has been closed.
Comments
     
There are no comments in this forum. Be first and add one